Rabu, 24 November 2010

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR SMK - AGRIBISNIS PRODUKSI TANAMAN

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR

KELOMPOK PROGRAM PRODUKTIF

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI

PROGRAM STUDI KEAHLIAN : AGRIBISNIS PRODUKSI TANAMAN

KOMPETENSI KEAHLIAN : 1. AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (104)

2. AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN (105)

3. AGRIBISNIS PEMBIBITAN DAN KULTUR JARINGAN (106)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

1. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)

1.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

1.2 Melaksanakan prosedur K3

1.3 Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP

1.4 Menerapkan konsep lingkungan hidup

1.5 Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

2. Mengidentifikasi tanaman dan pertumbuhannya

1.1 Mengjelaskan sistem produksi tanaman

1.2 Menjelaskan tanah sebagai tempat tumbuh tanaman

1.3 Menjelaskan air sebagai unsur esensial bagi tanaman

1.4 Menjelaskan cuaca sebagai faktor penting bagi tanaman

1.5 Menjelaskan biotik-biotik dan abiotik dengan biotik sebagai faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman

1.6 Menjelaskan hubungan antara tanaman dan pertumbuhannya

1.7 Menjelaskan sumberdaya spesifik lokasi, misalnya budaya.

3. Mengoperasikan alat dan mesin produksi tanaman

3.1 Mengidentifikasi alat dan mesin sesuai fungsinya

3.2 Menjelaskan manual prosedur dari alat dan mesin

3.3 Menyiapkan alat dan mesin

3.4 Merawat alat dan mesin.

4. Membiakkan tanaman secara generatif

4.1 Menjelaskan prinsip pembiakan tanaman secara generatif (teknik perbanyak generatif, misalnya kawin silang dan hibridisasi)

4.2 Melakukan pembiakan tanaman secara generatif

4.3 Memelihara benih hasil pembiakan secara generatif.

5. Membiakkan tanaman secara vegetatif

5.1 Menjelaskan prinsip pembiakkan tanaman secara vegetatif

5.2 Melakukan pembiakkan tanaman secara vegetatif

5.3 Memelihara bibit hasil pembiakan secara vegetatif.


B. KOMPETENSI KEJURUAN

1. Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (104)

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

1. Menyiapkan lahan

1.1 Mengidentifikasi karakteristik lahan (topografinya)

1.2 Mengidentifikasi pengaturan jarak dan jumlah populasi dengan konsep topografi

1.3 Mengidentifikasi pembuatan bedengan media khusus untuk tanaman tertentu

1.4 Membersihkan gulma dan sisa tanaman

1.5 Mengolah tanah

1.6 Memasang mulsa plastik.

2. Menyiapkan benih

2.1 Mengidentifikasi karakteristik benih dom

2.2 Menguji daya kecambah benih

2.3 Memberi perlakuan benih terhadap H/P

2.4 Mengidentifikasi perlakuan benih untuk mencegah dormancy

2.5 Menyemai benih.

3. Menyiapkan bibit

3.1 Menyiapkan media pembibitan

3.2 Menyapih bibit

3.3 Memelihara bibit, dan karakteristik umur pindah tanah (sapih).

4. Menanam

4.1 Menyiapkan media tanam

4.2 Menanam dengan benih

4.3 Menanam dengan bibit

4.4 Menyulam.

5. Memupuk

5.1 Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk anorganik dan organik

5.2 Menghitung kebutuhan pupuk

5.3 Menggunakan berbagai teknik pemupukan (teknik/waktu pemberian pupuk)

6. Mengairi

6.1 Menentukan kebutuhan air pada tanaman

6.2 Mengidentifikasi teknik irigasi

6.3 Memberikan air irigasi sesuai dengan kebutuhan tanaman.

7. Mengendalikan gulma

7.1 Mengidentifikasi jenis-jenis dan karakteristik gulma

7.2 Menghitung kebutuhan larutan herbisida

7.3 Mengendalikan gulma secara mekanis dan kimiawi.

8. Mengendalikan hama

8.1 Mengidentifikasi jenis dan ciri-ciri hama beserta agen pengendali hayatinya

8.2 Menghitung kebutuhan larutan pestisida

8.3 Mengendalikan hama secara kultur teknis, mekanis, dan kimiawi

8.4 Mengidentifikasi konsep PHT (Pengendalian Hama terpadu).

9. Mengendalikan penyakit

9.1 Mengidentifikasi jenis-jenis, gejala dan tanda penyakit

9.2 Menghitung kebutuhan larutan pestisida

9.3 Mengendalikan penyakit secara kultur teknis, mekanis, biologis, dan kimiawi.

10. Membumbun

10.1 Menjelaskan tujuan dan teknik pembumbunan

10.2 Menerapkan pembumbunan pada pemeliharaan tanaman.

11. Memangkas tanaman

11.1 Menjelaskan berbagai bentuk dan teknik pemangkasan tanaman

11.2 Menerapkan pemangkasan pada pemeliharaan tanaman

11.3 Mengidentifikasi karakteristik umur awal pemangkasan.

12. Memberi naungan

12.1 Mengidentifikasi berbagai jenis dan bentuk naungan

12.2 Memberikan naungan pada tanaman

12.3 Mengidentifikasi prosentase naungan yang dibutuhkan.

13. Memberikan ZPT

13.1 Mengidentifikasi jenis-jenis ZPT dan karakteristiknya

13.2 Menghitung konsentrasi larutan ZPT

13.3 Membuat larutan ZPT

13.4 Menyemprotkan larutan ZPT

13.5 Mengidentifikasi teknik aplikasi.

14. Melaksanakan panen

14.1 Menjelaskan ciri-ciri tanaman siap panen

14.2 Melakukan pemanenan

14.3 Menangani hasil panen

14.4 Mengidentifikasi potensi produksi.

15. Mengoperasikan traktor, alat olah tanah, alat bantu tebar benih dan pengendalian gulma panen

15.1 Mengidentifikasi traktor dan fungsinya

15.2 Mengoperasikan traktor

15.3 Merawat traktor.

16. Mengoperasikan sprayer

16.1 Mengidentifikasi jenis sprayer, bagian-bagian sprayer dan fungsinya.

16.2 Mengkalibrasi sprayer

16.3 Mengoperasikan sprayer

16.4 Merawat sprayer.

17. Mengoperasikan pompa irigasi

17.1 Mengidentifikasi pompa dan fungsinya

17.2 Mengoperasikan pompa irigasi

17.3 Merawat pompa irigasi.

18. Membuat pupuk organik

18.1 Mengendalikan mikrobia bermanfaat sebagai stabir pupuk organik dan penyedia hara

18.2 Mengidentifikasi bahan dasar pembuatan pupuk organik

18.3 Mengidentifikasi jenis dan sifat bahan pembuatan pupuk organik

18.4 Membuat pupuk organik (microbia)

18.5 Mengidentifikasi kandungan hara msg pupuk.

19. Membudidayakan tanaman secara hidroponik

19.1 Menyiapkan lath house (green house)

19.2 Menyiapkan media tanam

19.3 Menyiapkan bibit

19.4 Menyiapkan nutrisi

19.5 Menanam dan menyulam

19.6 Memelihara tanamn hidroponik

19.7 Memanen dan menangani hasil panen.

20. Penanganan pasca panen

20.1 Mengidentifikasi mutu

20.2 Mengelolahasil pertanian

20.3 Merancang pemasaran.

21. Sumber pangan alternatif

21.1 Mengidentifikasi potensi sumber daya lokal yang berpotensi sebagai sumber pangan baru

21.2 Mengidentifikasi pengelolaan sumber daya genetik.

22. Sistem pola tanam

22.1 Mengidentifikasi monokultur

22.2 Mengidentifikasi polykultur.

2. Agribisnis Tanaman Perkebunan (105)

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

1. Menentukan Komoditas Tanaman Perkebunan yang akan diusahakan

1.1 Mengidentifikasi kesesuaian persyaratan teknis

1.2 Mengidentifikasi kelayakan ekonomis

1.3 Mengidentifikasi kelayakan sosial/ hukum

1.4 Memilih tanaman yang akan diusahakan.

2. Menyiapkan Lahan Produksi Tanaman Perkebunan

2.1 Menyiapkan lahan penanaman

2.2 Mengidentifikasi pola hubungan tanaman

2.3 Mengolah tanah dan lubang tanam.

3. Membibitkan Tanaman Perkebunan

3.1 Menyiapkan lokasi/pembibitan tanaman

3.2 Menyiapkan sarana dan prasarana

3.3 Melakukan pembibitan tanaman

3.4 Memelihara bibit tanaman

3.5 Melakukan pemanenan bibit.

4. Menanam Tanaman Perkebunan

4.1 Melakukan seleksi bibit

4.2 Mendistribusikan bibit

4.3 Melakukan teknis penanaman.

5. Mengendalikan Gulma pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

5.1 Mengidentifikasi gulma

5.2 Menghitung kerusakan akibat gangguan gulma

5.3 Mengidentifikasi metode pengendalian gulma

5.4 Melakukan pengendalian gulma.

6. Memelihara Kesuburan Tanah pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

6.1 Mengidentifikasi kesuburan tanah

6.2 Mendiagnosa masalah kesuburan tanah

6.3 Mengidentifikasi metode perbaikan kesuburan tanah

6.4 Memberikan perlakuan kesuburan tanah.

7. Mengendalikan Hama pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

7.1 Mengidentifikasi hama

7.2 Mendiagnosa gangguan hama

7.3 Menghitung kerusakan akibat gangguan penyakit

7.4 Mengidentifikasi metode pengendalian hama

7.5 Melakukan pengendalian hama.

8. Mengendalikan Penyakit pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

8.1 Mengidentifikasi penyebab penyakit

8.2 Mendiagnosa gangguan penyebab penyakit

8.3 Menghitung kerusakan akibat gangguan penyakit

8.4 Mengidentifikasi metode pengendalian penyakit

8.5 Melakukan pengendalian penyakit.

9. Mengatur/ memberikan perlakuan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

9.1 Mengidentifikasi bagian tanaman yang akan diberi perlakukan

9.2 Menyiapkan bahan dan peralatan pengaturan/perlakuan tanaman

9.3 Menerapkan metode pengaturan/perlakuan pada TBM dan TM.

10. Melakukan Sensus Tanaman Produksi

10.1 Mengidentifikasi kriteria tanaman menghasilkan

10.2 Mengidentifikasi peta tanaman menghasilkan

10.3 Melakukan taksasi produksi.

11. Memanen Hasil Tanaman Perkebunan

11.1 Menilai tanaman siap panen

11.2 Menyiapkan sarana dan prasarana panen

11.3 Memanen sesuai kriteria

11.4 Mencatat hasil panen.

12. Mengangkut Hasil Panen

12.1 Menyiapkan peralatan pengangkutan/ pemuatan hasil panen

12.2 Melakukan pengangkutan/pemuatan hasil panen

12.3 Mencatat kegiatan pemuatan/pengangkutan hasil panen.

13. Mengelola Pekerjaan Kebun

13.1 Menyusun jadwal kegiatan

13.2 Menghitung kebutuhan sarana prasarana dan tenaga kerja

13.3 Membagi dan mengawasi pekerjaan

13.4 Menghitung upah pekerja

13.5 Menyusun laporan hasil pelaksanaan kerja.

14. Menyusun Proposal Usaha

14.1 Menyusun rencana teknis

14.2 Menyusun rencana ekonomis

3. Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan (106)

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

1. Menjelaskan potensi dan peran perbenihan dalam pertanian

1.1 Menjelaskan peranan perbenihan tanaman

1.2 Menjelaskan jenis-jenis dan karakteristik benih tanaman

1.3 Menjelaskan sifat benih

1.4 Menjelaskan perlakuan benih.

2. Menjelaskan pembibitan tanaman dan produksi benih

2.1 Menjelaskan tahapan dan proses pembibitan tanaman

2.2 Menjelaskan prinsip pembibitan tanaman

2.3 Menjelaskan kriteria lahan dan media pembibitan

2.4 Menjelaskan ciri dan kriteria bibit yang unggul.

3. Menyiapkan lahan dan media

3.1 Membersihkan dan menyiapkan tempat pesemaian

3.2 Mengecek jaringan irigasi/sumber air

3.3 Mengecek pengatur intensitas cahaya matahari/shading

3.4 Mengidentifikasi komposisi media

3.5 Mendistribusikan media ke lokasi pemeliharaan/ penanaman

3.6 Menjelaskan transportasi benih.

4. Merawat tanaman sebagai pohon Induk

4.1 Melakukan pemeriksaan pohon induk

4.2 Melakukan identifidasi pohon induk

4.3 Melakukan pemeliharaan rutin.

5. Membiakkan tanaman dengan biji (seedling)

5.1 Memisahkan biji dari buah/melakukan ekstraksi buah

5.2 Melakukan sortasi benih

5.3 Memberi perlakuan benih

5.4 Melakukan penyemaian

5.5 Mengidentifikasi karakteristik benih.

6. Membiakkan tanaman dengan stek

6.1 Menyiapkan bahan stek

6.2 Memberi perlakuan khusus pada bahan stek yang siap semai

6.3 Melakukan penyemaian bahan stek

6.4 Mengidentifikasi macam – macam sungkup

6.5 Melakukan penyapihan bibit hasil stek.

7. Membiakkan tanaman dengan cara sambung pucuk

7.1 Menyiapkan entris sebagai bahan sambung pucuk

7.2 Melakukan sambung pucuk

7.3 Menyiapkan sungkup komunal

7.4 Memelihara bibit hasil sambungan.

7.5 Mengidentifikasi karakteristik balang bawah.

8. Membiakkan tanaman dengan cara susuan

8.1 Menyiapkan cabang pada pohon induk

8.2 Menyusukan seedling pada pohon induk

8.3 Menyapih bibit hasil susuan

8.4 Memelihara bibit hasil susuan.

9. Membiakkan tanaman dengan cara okulasi

9.1 Menyiapkan entris sebagai bahan mata okulasi

9.2 Melakukan okulasi

9.3 Memelihara bibit hasil okulasi.

10. Membiakkan tanaman dengan teknik kultur jaringan

10.1 Melakukan sterilisasi (ruang,alat,bahan tanam,dan media)

10.2 Menyiapkan bahan tanam

10.3 Menyiapkan media kultur

10.4 Melakukan inokulasi

10.5 Menumbuhkan plantlet

10.6 Melakukan aklimatisasi

10.7 Mengidentifikasi zat pengatur tumbuh tanaman.

11. Melakukan pemupukan pada bibit tanaman

11.1 Menghitung kebutuhan pupuk

11.2 Menyiapkan bahan dan alat pemupukan

11.3 Menyiapkan pupuk sesuai kebutuhan tanaman

11.4 Memupuk bibit tanaman

11.5 Mengidentifikasi pupuk organik

11.6 Mengidentifikasi waktu yang tepat untuk pemberian pupuk.

12. Melakukan transplanting bibit

12.1 Menyiapkan alat dan bahan transplanting tanaman

12.2 Mengidentifikasi teknik transplanting

12.3 Melakukan seleksi bibit yang siap transplanting

12.4 Mendisplay bibit di blok pemeliharaan.

13. Melakukan pemangkasan (pruning) pada bibit tanaman

13.1 Menjelaskan maksud dan tujuan pemangkasan

13.2 Menyebutkan macam-macam pemangkasan

13.3 Menyiapkan alat pemangkasan (pruning)

13.4 Melaksanakan pemangkasan

13.5 Mengidentifikasi jenis-jenis pemangkasan.

14. Mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT)

14.1 Menjelaskan pengertian organisme pengganggu tanaman (OPT)

14.2 Menyebutkan jenis –jenis organisme pengganggu tanaman (OPT)

14.3 Mengendalikan jenis – jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara kimiawi maupun cara teknis

14.4 Mengidentifikasi pengendalian secara biologi.

15. Mendistribusikan bibit tanaman

15.1 Melakukan Loading (menata ) bibit tanaman pada alat transportasi

15.2 Mengangkut bibit tanaman.

16. Memasarkan bibit

16.1 Mengidentifikasi harga jual

16.2 Merencanakan sasaran dan target penjualan

16.3 Mengidentifikasi strategi promosi

16.4 Mengidentifikasi sistem penjualan.

17. Menganalisis usaha pembibitan tanaman

17.1 Melalukan pembukuan hasil penjualan

17.2 Menghitung biaya produksi

17.3 Menghitung pendapatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar